Ketimpangan Ekonomi Muncul Sejak Peradaban Kuno, dari Mesir, Pompeii hingga Aztec

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Sabtu 04 Juni 2022 17:20 WIB
Ketimpangan ekonomi muncul sejak peradaban kuno (Foto: Wikimedia Common)
Share :

Temuan ini tidak mengherankan karena masyarakat nomaden hanya bisa membawa beberapa benda saja saat berpindah-pindah. Bagi mereka, kualitas pribadi seperti kemampuan berburu dinilai lebih banyak.

Dalam masyarakat pertanian kuno, koefisien Gini diperkirakan antara 35-46. Menariknya, pengukuran sebenarnya bisa jadi lebih rendah.

Misalnya, di antara reruntuhan Babilonia, para peneliti memperkirakan koefisien 40, namun perkiraan berdasarkan informasi dari kronik Babilonia menghasilkan koefisien yang lebih tinggi, yakni 46.

Catatan kuno kemungkinan terlalu menekankan ukuran rumah terbesar. Ini tidak berbeda dengan apa yang terjadi ketika kita kembali dari melakukan perjalanan: kita terkadang cenderung melebih-lebihkan hal-hal yang telah kita lihat.

Namun demikian, perbedaan yang paling luar biasa datang dari perbandingan masyarakat masa lampau di Asia, Afrika, dan Benua Amerika.

Masyarakat kuno di Benua Amerika jauh lebih setara dalam koefisien Gini, meskipun dalam beberapa kasus, seperti Kekaisaran Aztec, memiliki masyarakat yang sangat hierarkis.

Para peneliti menyimpulkan bahwa akar dari perbedaan ini dapat bersifat ekologis, karena ada lebih banyak hewan lebih besar yang didomestikasi di Eurasia—seperti sapi, kuda, babi, domba, dan kambing—daripada di Amerika, yang mendomestikasi anjing dan kalkun.

Di Ibu Kota Aztec, Tenochtitlan, misalnya, rumah-rumah memiliki dimensi yang sangat standar dan semua berbentuk sangat mirip.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya