Kang Emil bersama keluarga sudah menyatakan ikhlas atas kepergian Eril. Selain itu, memohon maaf jika ada kekhilafan dan kesalahan yang dilakukan Eril semasa hidupnya.
"Innalilahi wainna illaihi rajiun, dengan ini kami secara resmi melepas dan mengikhlaskan sepenuh hati atas berpulangnya anak kami tercinta ananda Emmeril Kahn Mumtadz," tulis Ridwan Kamil.
Adapun pencarian jasad Eril akan terus dilakukan sampai batas waktu yang tak ditentukan. Eril sendiri hilang terseret arus saat berenang di Sungai Aare. Keberadaannya di Swiss untuk mencari sekolah guna melanjutkan studi S2.
(Awaludin)