4 Negara yang Mampu Produksi Pesawat Sendiri, Salah Satunya Indonesia!

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Selasa 07 Juni 2022 06:01 WIB
Pesawat N-250.
Share :

JAKARTA - Pesawat terbang menjadi salah satu bukti perkembangan masyarakat modern. Inovasi yang dilakukan di industri ini terus meningkat secara signifikan, seperti efisiensi bahan bakar pada pesawat komersial dan penggabungan fitur siluman praktis pada jet tempur militer.

BACA JUGA: 42 Pesawat Tempur Rafale Jaga Langit Nusantara, Militer Indonesia Semakin Tak Tertandingi di ASEAN

Kompetisi di industri perkembangan dunia telah berkembang sejak Wright bersaudara menemukan pesawat terbang.

Diolah dari berbagai sumber, berikut ini sederet negara yang memproduksi pesawat sendiri:

1. Amerika Serikat (AS)

Amerika Serikat merupakan negara yang memproduksi pesawat secara besar. Boeing Co merupakan salah satu produsen pesawat paling terbesar di dunia. Didirikan pada 15 Juli 1916 oleh William Boeing di Seattle, perusahaan multinasional ini merancang, mengembangkan, dan memproduksi pesawat sayap tetap sipil dan militer. Selain itu, Boeing Co juga memproduksi sayap putar, roket, satelit, dan rudal.

Perusahaan ini memiliki dua divisi utama dalam melakukan proses produksi, yakni Boeing Commercial Airplanes (BCA) untuk memproduksi pesawat komersil, dan Boeing Integrated Defense Systems (IDS) untuk pesawat militer dan angkasa. Perusahaan ini memiliki “permata mahkota” yakni Boeing 737 asli, yang merupakan pesawat komersil paling terkenal di dunia. Produk ini telah membuat rekor dunia dengan terjual sebanyak 10.000 unit.

BACA JUGA: Pindad Bakal Produksi Bom Canggih untuk Pesawat Tempur Perancis Rafale

2. Prancis

Prancis memiliki Airbus S.A.S yang merupakan salah satu produsen pesawat terbesar dunia. Perusahaan kerdirgantaraan multinasional trans-Eropa ini merancang, mengembangkan, memproduksi, dan menjual pesawat sayap tetap dan sayap putar untuk sektor sipil dan militer. Pembentukan Airbus S.A.S terlaksana dengan adanya persetujuan antara Aerospatiale (Prancis) dan Deutsche Aeorspace (Jerman) dan disusul oleh CASA (Spanyol) pada 1971 untuk mengembangkan Airbus A300.

Salah satu produknya yang terlaris ke-2 di dunia adalah Airbus A320, yang terjual sebanyak 8.000 unit pada tahun 2018. Pesawat ini menjadi pesawat pertama dengan sistem “fly-by-wire digital”.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya