SIDRAP – Surat izin kegiatan hajatan tasyakuran dan khatam Quran yang digelar bersamaan dengan acara fashion show waria menuai banyak perhatian. Menurut surat izin yang telah beredar itu, kegiatan ini akan digelar di Kelurahan Tanrutedong, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Berikut 5 faktanya:
1. Surat edaran
Melalui surat yang beredar bernomor 19/KT/V/2022 yang dikeluarkan pada Selasa (31/5/2022) lalu, pihak Kelurahan Tanrutedong memberikan rekomendasi izin pemakaian Lapangan Sepakbola Andi Takko Tanrutedong.
Surat tersebut ditujukan ke Kapolsek Dua Pitue dan ditembuskan ke Camat Dua Pitue, dan Danramil 1420-05 Dua Pitue.
Baca juga: Heboh, Tasyakuran dan Khatam Al-Quran di Sidrap Dimeriahkan Fashion Show Waria
2. Akui ada kekeliruan
Dikonfirmasi terkait surat izin tersebut, Sekretaris Pemerintahan Kabupaten Sidrap Sudirman Bungi, mengakui adanya kekeliruan dalam pemberian izin kegiatan tersebut.
Baca juga: Acara Tasyakuran Bareng Fashion Show LGBT Dibatalkan, Pemkab Sidrab Sebut Keliru Beri Izin
"Ada permintaan izin hajatan, dari pemilik hajatan, Semua orang boleh buat hajatan sepanjang tidak mengganggu publik. Namun masalahnya, dirangkaikan dengan festival waria yang digelar diarea publik, tentu tidak boleh tanpa izin," ungkap Sekda Sidrap, Senin (6/6/2022).
3. Acara dibatalkan
Sudirman telah meminta pemerintah kecamatan setempat untuk melakukan pemanggilan pihak kelurahan atas izin yang dikeluarkan, dan akan segera membatalkan kegiatan tersebut.
"Mungkin Lurah tidak menganalisis ke arah festival waria, dipikir hanya acara syukuran keluarga. Saya sudah minta Pak Camat panggil Pak Lurah dan koordinasi Polres dan Danramil agar jangan teruskan izin itu," ujarnya.
4. Ada kekeliruan terkait izin yang diberikan
Sudirman menduga ada kekeliuran terkait adanya izin yang sudah terlanjur diberikan. Lurah Tanrutedong pada dasarnya hanya melihat sebagai kegiatan syukuran.
5. Minta warga tetap tenang
Ia meminta warga agar tetap tenang. Dia juga meminta pemda dan stakeholder terkait memahami norma dan kondisi masyarakat terkait festival waria tersebut.
"Kami harap warga jangan khawatir. Yang kami pastikan tidak melanjutkan izinnya," ujarnya.
(Susi Susanti)