Minta Maaf, Bule Pemanjat Pohon Keramat di Bali Lolos Sanksi Deportasi

Mohamad Chusna, Jurnalis
Selasa 14 Juni 2022 06:22 WIB
Foto WNA panjat pohon keramat (Foto Ist)
Share :

DENPASAR - Samuel Lockton, bule Australia yang bikin ulah dengan memanjat pohon keramat di Bali menjalani pemeriksaan imigrasi, Senin (13/6/2022). Ia berpeluang lolos dari sanksi deportasi.

Pemeriksaan dilakukan di Kantor Imigrasi Denpasar. "Dia telah memohon maaf kepada masyarakat Bali atas perbuatannya," kata Kepala Kantor Hukum dan HAM Bali Anggiat Napitupulu.

Dia menjelaskan, Samuel masuk ke Bali pada 6 Juni 2022 menggunakan Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VKSK). Dia ke Bali dalam rangka berlibur.

Bule negeri Kanguru itu mengakui dirinya yang memanjat pohon beringin di Pura Dalem Prajapati Kediri Tabanan yang kemudian viral dan membuat heboh.

Samuel juga mengakui sebelumnya pernah memanjat sebanyak dua pohon di daerah Canggu, Kuta Utara. Aksi itu dilakukan untuk menyalurkan hobinya.

Dalam pemeriksaan, Samuel mengaku tidak mengetahui ulahnya telah mengganggu ketertiban umum. "Dia tidak punya maksud untuk tidak menghormati budaya Bali," ujar Anggiat.

Seperti diberitakan, Samuel memanjat pohon beringin di Pura Dalem Prajapati Banjar Dadakan, Desa Adat Kelaci Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Sabtu (11/6/2022).

Ulah bule negeri Kanguru itu menjadi tontonan banyak warga dan viral di media sosial. Apalagi pohon beringin itu berada di kawasan yang disakralkan. (kha)

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya