Muhadjir pun meminta agar sekolah-sekolah gencar memberikan pil penambah darah bagi siswinya.
“Karena itu nanti saya mohon sekolah-sekolah, termasuk SMK Kepanjen ini, kalau ada pembagian pil untuk tambah darah untuk remaja putri itu jangan dibuang di WC, pura-pura ditelan tapi dibuang. Itu sangat berbahaya itu,” ucapnya.
“Saya juga sudah minta Pak Menkes, kalau bisa kasih pil yang enak, jangan sampai kemudian orang tidak suka minum pil itu, karena itu kunci itu,” ungkap Muhadjir.
(Nanda Aria)