JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, kasus dugaan hepatitis akut di Indonesia terus bertambah. Data terbaru dilaporkan ada 70 kasus pada, Jumat (24/6/2022).
Rinciannya, sebanyak 16 orang berstatus probable, 14 orang lainnya pending classification. Sementara ada 40 discarded atau disingkirkan karena penyebab lain.
"Saat ini, ada 70 kasus (dugaan hepatitis akut) kumulatif," kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril secara daring, Jakarta, Jumat (24/6/2022).
BACA JUGA:9 Orang di Jakbar Diduga Terjangkit Hepatitis Akut Misterius
Syahril mengatakan, dari puluhan kasus tersebut paling banyak berada di DKI Jakarta. "Sebaran provinsinya ada 21 provinsi. Sekali lagi, yang terbanyak di Jakarta," lanjutnya.
Adapun kasus dugaan hepatitis akut itu antara lain tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat.
BACA JUGA:Dokter Ungkap Perburukan Gejala Hepatitis Akut Berat Bisa Terjadi Lebih Cepat, Ini Penyebabnya
Selanjutnya, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, lalu Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah.