Dapatkan Kepercayaan Internasional, KB Bukopin Raih Peringkat idAAA Fitch Ratings dan Kucuran Pinjaman USD 300 Juta dari IFC World Bank

Karina Asta Widara , Jurnalis
Jum'at 01 Juli 2022 10:00 WIB
Foto: Dok Bank Bukopin
Share :

Peringkat Nasional Jangka Panjang idAAA yang diberikan oleh Fitch Ratings mengindikasikan bahwa Bank KB Bukopin saat ini memiliki induk yang kuat yaitu KB Kookmin Bank. KB Bukopin dinilai memiliki arah strategis dan terukur terkait arah dan rencana bisnis ke depannya.

Peringkat yang sama diberikan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk General Obligation (GO) dan idAA untuk SR Sub. Debt II/2015 dengan prospek peringkat Perseroan adalah stabil.

Prospek stabil artinya KB Bukopin memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya. Pemeringkatan atas Perseroan berlaku untuk periode 10 Juni 2022 hingga 1 Juni 2023.

Obligor berperingkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo. Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, adalah superior.

Sedangkan untuk efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan,dan kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan obligor lain sangat kuat.

Pefindo menyebutkan peringkat yang diberikan kepada KB Bukopin tahun ini didorong oleh dukungan yang sangat kuat dari KB Kookmin Bank, posisi pasar yang kuat di industri perbankan, dan tingkat permodalan yang kuat.

Dengan diraihnya peringkat idAAA dari Pefindo dan Fitch Rating untuk Bank KB Bukopin merefleksikan konsistensi dan komitmen Perusahaan yang secara menyeluruh telah berupaya melakukan peningkatan kinerja di setiap tahunnya.

Dua raihan itu menunjukkan KB Bukopin dinilai memiliki arah strategis dan terukur terkait arah dan rencana bisnis ke depannya. Saat ini KB Bukopin memang sedang gencar melakukan berbagai perbaikan melalui penambahan modal, peningkatan penghimpunan dana dan kredit, serta percepatan penanganan kredit bermasalah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya