KASUARI - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema mengatakan, anak-anak yang merupakan Malaikat Kecil adalah potensi bangsa yang harus benar-benar diperhatikan pertumbuhannya.
“Malaikat Kecil ini harus dibebaskan dari stunting (kekerdilan pada anak) dan itu butuh perhatian dan kepedulian kita semua,” kata Gabriel saat berbagi kasih dan peduli, kunjungi salah satu keluarga yang alami kasus stunting, sekaligus memberikan bingkisan berupa sembako dan makanan bergizi buat anak, di Kelurahan Sowi IV, Manokwari, Papua Barat, Selasa (5/7/2022).
“Kita datang ke sini bukan bermaksud yang lain, hanya mau memperpanjang tali silaturahmi saling melihat dengan berbagai kondisi apapun terutama sekali tugas kami ini yaitu adalah terus menjaga masyarakat agar tetap harus bisa tetap tenang, aman, nyaman menjalani kehidupan,” bebernya.
BACA JUGA:Dinkes Sebut 7 Persen Balita di Bandung Masuk Kategori Stunting
Disamping itu, dikatakan Pangdam bahwa inilah yang jadi bagian dari kebersamaan di mana kebersamaan tidak hanya pada hal-hal yang baik-baik saja, namun kebersamaan sejati itu adalah kehadiran dalam situasi yang memang sangat dibutuhkan.
Ia menambahkan, kegiatan Stunting ini bukan hanya Kodam saja yang melakukan sendiri namun juga bersama-sama dengan semua pemangku perangkat yang ada baik dari Pemerintah sampai dengan Kepala Kampung.
BACA JUGA:Cegah Stunting, Menko PMK Dorong Konsumsi Ikan Laut
“Kita harus terus berupaya bersama-sama menurunkan angka stunting di Papua Barat, kesehatan anak harus menjadi prioritas utama," sambung Jenderal anak pensiunan Polisi ini.