Tolak Pengiriman Komersial, Separatis Rusia Sita 2 Kapal Asing di Mariupol Ukraina

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 06 Juli 2022 10:25 WIB
Separatis Rusia sita 2 kapal berbendera asing (Foto: AFP)
Share :

LONDON - Separatis yang didukung Rusia telah menyita dua kapal berbendera asing di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina timur, dengan mengatakan bahwa mereka sekarang adalah "milik negara", dalam langkah pertama melawan pengiriman komersial.

Dikutip Reutes menurut dua surat terpisah, Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri, melalui kementerian luar negerinya, memberi tahu dua perusahaan pelayaran bahwa kapal mereka adalah subjek perampasan paksa harta bergerak dengan konversi paksa menjadi milik negara, tanpa kompensasi apa pun kepada pemiliknya.

Pejabat Donetsk tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui email, sementara yang lain tidak dapat dihubungi melalui telepon.

Baca juga: Relawan Bersenjata Rusia Siap Beraksi di Ukraina

Terkait hal ini, Smarta Shipping, pemilik kapal curah Smarta berbendera Liberia dan terdaftar di Liberia, salah satu dari dua kapal yang disita, mengatakan telah diberitahu tentang penyitaan melalui email pada 30 Juni lalu dan menyebut penyitaan itu melanggar hukum dan melawan semua norma hukum internasional.

Baca juga: Inggris: Wabah Kolera Mengancam Kota Mariupol Ukraina yang Hancur

"Perampasan paksa seperti itu melanggar hak asasi manusia yang mendasar sejauh menyangkut hak milik," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

"Tindakan semacam itu merupakan ancaman serius bagi pelayaran dan keselamatan maritime,” lanjutnya.

Perusahaan itu mengatakan Smarta tiba di Mariupol pada 21 Februari lalu untuk memuat kargo baja dan terkena tembakan pada 20 Maret lalu yang merusak jembatannya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya