JOMBANG – Aparat gabungan dari Polda Jatim dan Polres Jombang masih belum menemukan keberadaan tersangka pencabulan santriwati Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42) di Pondok Pesantren (ponpes) Shiddiqiyyah di Desa Losari, Ploso, Jombang, Jawa Timur.
(Baca juga: Bukan Bechi Anak Kiai Cabul, Orang yang Ditangkap Polisi Ternyata Seorang Sopir)
Padahal polisi telah mengamankan 320 orang massa yang disebut polisi sebagai simpatisan Ponpes Shiddiqiyah. 320 orang simpatisan tersebut, sebanyak 20 orang diantaranya adalah anak-anak.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes pol Dirmanto mengatakan, semua yang dibawa sudah diamankan di Mapolres Jombang untuk diperiksa dan dipilah-pilah.
“Polisi juga masih terus mendorong pengasuh pesantren Kiai Mukhtar Mukti dan keluarganya agar mau kooperatif dan mau menunjukkan keberadaan MSAT,” ujarnya, Kamis (7/7/2022).
Karena kata dia, proses tersebut masih alot karena pihak keluarga MSAT enggan membantu petugas kepolisian.
“Termasuk janji Kiai Mukhtar Mukti untuk menyerahkan MSAT Kamis sore, namun hingga kini juga masih belum diwujudkan,”pungkasnya.
Sebelumnya polisi kembali mendapat penolakan yang datang dari petinggi pengasuh ponpes, KH. Muhammad Mukhtar Mukhti, orangtua Mas Bechi.
Ayah Bechi meminta polisi tak mengambil anaknya dan berjanji mengantarkannya sendiri ke Mapolda Jawa Timur. Alasan Kiai Mukhtar karena di Ponpes Shiddiqiyyah masih ada agenda pelantikan yang diikuti anaknya tersebut.
(Fahmi Firdaus )