"Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui pelaku pelemparan sedang manjalani pengobatan karena mengalami gangguan kejiwaan," beber dia.
Petugas KAI Commuter, kata Leza, juga memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian kepada keluarga dan warga sekitar.
"KAI Commuter terus mengajak seluruh warga masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar jalur rel, untuk menjaga keamanan perjalanan kereta serta mendukung penuh gerakan anti vandalisme terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian." jelasnya.
(Qur'anul Hidayat)