"Tindakan militer AS telah secara serius melanggar kedaulatan dan keamanan China, secara serius merusak perdamaian dan stabilitas Laut China Selatan, dan secara serius melanggar hukum internasional dan norma-norma hubungan internasional," terang Kolonel Angkatan Udara PLA Tian Junli, juru bicara Komando Teater Selatan, dalam sebuah pernyataan.
PLA mengatakan pada Rabu (13/7/2022) bahwa Angkatan Laut AS meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.
"Fakta sekali lagi menunjukkan bahwa Amerika Serikat adalah 'Pembuat Risiko Laut China Selatan' dan 'Pengganggu Perdamaian dan Stabilitas Regional,'" kata pernyataan PLA.
(Susi Susanti)