Sepeninggal Adipati Ukur, Sultan Agung menyerahkan jabatan bupati wedana Priangan kepada Pangeran Adipati Rangga Gede, yang telah bebas dari hukumannya. Selain itu, Sultan Agung juga melakukan reorganisasi pemerintahan di Priangan untuk memberikan stabilitas situasi dan kondisi di daerah itu.
Kekuasaan Mataram di Sunda semakin kokoh saat diperintah Pangeran Adipati Rangga Gede. Di wilayah pesisir utara, banyak pasukan Mataram yang tidak kembali ke Mataram dan lebih memilih untuk menikahi penduduk setempat.
Mereka lebih memilih membuka lahan persawahan terutama di daerah Karawang. Ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup dan mata pencaharian utama. Hal ini pula yang mungkin menyebabkan daerah Karawang terkenal sebagai lumbung padi di Jawa Barat.
Baca Selengkapnya: Gagal Emban Misi Sultan Agung, Kepala Adipati Priangan Dipenggal di Alun-alun Mataram
(Susi Susanti)