Kultur INISIATIF BPJS Kesehatan, untuk Layanan JKN yang Andal

Karina Asta Widara , Jurnalis
Jum'at 22 Juli 2022 08:54 WIB
Foto: Dok BPJS Kesehatan
Share :

Nilai utama itu diharapkan dapat mendorong seluruh pegawai memberikan layanan yang terbaik bagi peserta JKN.

“BPJS Kesehatan menempatkan SDM sebagai salah satu aspek paling strategis yang mendukung pencapaian target dan keberhasilan organisasi serta menjaga keberlangsungan organisasi hingga masa yang akan datang. Tentu penguatan budaya organisasi yang ditanamkan kepada pegawai bukan hanya menjadi jargon atau simbol semata. Namun, juga harus menjadi dasar bagi setiap Duta BPJS Kesehatan dalam berpikir, bersikap dan berperilaku yang pada akhirnya dapat dilihat bahkan dirasakan oleh orang lain yang ada di luar BPJS Kesehatan,” ujar Afdal.

Melalui buku yang diterbitkan Afdal ini, diharapkan seluruh pegawai dapat memahami makna dari budaya INISIATIF yang dibangun sebagai Core Living BPJS Kesehatan. Khalayak yang membaca buku ini pun diharapkan dapat mengambil pelajaran dari budaya organisasi yang dibentuk dan terus diperkuat sejak 54 tahun lalu. Sikap dan perilaku yang ditampilkan Duta BPJS Kesehatan tentu diharapkan dapat dirasakan oleh peserta maupun mitra kerja BPJS Kesehatan.

“Pegawai BPJS Kesehatan adalah mata tombak dalam layanan JKN. Kehadirannya sangat penting sebagai representatif kehadiran negara. Saya pernah mendapat cerita, ada peserta yang dibantu oleh pegawai BPJS Kesehatan secara tidak sengaja bertemu di jalan, mengenali dari seragam yang dipakai dan pwgawai tersebut membantu mengecek status kepesertaan. Hal sederhana tersebut mungkin bagi pegawai BPJS Kesehatan merupakan hal yang biasa saja, namun bagi peserta merupakan hal yang luar biasa,” kata Muttaqien, Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional yang hadir sebagai pembahas dalam kegiatan bedah buku tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu penanggap Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Hubungan dan Kemitraan Luar Negeri Kementerian Sosial, Faozan Amar mengungkapkan salah satu budaya organisasi yang dapat nyata diaplikasikan adalah budaya kolaborasi, khususnya dengan pemangku kepentingan seperti Kementerian Sosial.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya