JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, temuan indikasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas penyimpangan dana anggaran 2021 sebesar Rp6 triliun masih berkaitan dengan Mensos sebelumnya yakni Juliari Peter Batubara.
Walaupun awalnya Risma sempat terdiam beberapa detik usai ditanya wartawan terkait perihal temuan BPK yang masih berhubungan dengan rekan separtainya di PDIP. Mantan Wali Kota Surabaya ini pun lantas tersenyum tipis dan menjawab dengan singkat kepada wartawan.
"Ya ada, karena kan BPK datang bulan Maret 2020. Saya masuk Desember 2020," kata Mensos kepada wartawan di kantor Kemensos Cawang, Jakarta, Kamis 28 Juli 2022.
BACA JUGA:PNS Dapat Bansos, Mensos Risma Sebut Sebagian Sudah Dikembalikan
Sebagai informasi, Juliari Batubara ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap terkait pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek pada awal Desember 2020. Sementara Risma baru dilantik menjadi Mensos pada akhir Desember 2020.
Lebih lanjut Mensos Risma menyampaikan temuan BPK dalam Laporan Keuangan Kementerian Sosial Tahun Anggaran 2021 itu juga terkait dengan kepemimpinan Juliari Batubara.
BACA JUGA:KPK Jebloskan Anak Buah Juliari Batubara ke Lapas Sukamiskin Bandung
Sebab dirinya masih menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Oktober 2020 yang merupakan hasil kerja Mantan Mensos Juliari, saat menyalurkan bansos di awal tahun 2021.