Disuruh Menembak Brigadir J, Kuasa Hukum: Bharada E Tak Punya Motif Membunuh

Riana Rizkia, Jurnalis
Minggu 07 Agustus 2022 16:36 WIB
Bharada E/ Foto: Antara
Share :

JAKARTA - Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara mengungkap bahwa ada sosok yang menyuruh kliennya untuk menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Namun, Deolipa belum dapat memerinci siapa orang tersebut.

 BACA JUGA:10 Provinsi Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak Hari Ini

"Sudah mengantongi (nama sosok yang menyuruh Bharada E), (belum bisa diungkap, karena) masuk wilayah penyelidikan," kata Deolipa saat dihubungi, Minggu (7/8/2022).

Deolipa menjelaskan bahwa kliennya tidak mempunyai motif untuk membunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Betul (tidak punya motif membunuh Brigadir J). Betul betul (ada yang memerintah Bharada E)," ucapnya.

 BACA JUGA:Update Covid-19 Hari Ini: Positif 6.244.978 Orang, 6.037.738 Sembuh dan 157.095 Meninggal

Bharada E diketahui juga telah menyebutkan beberapa nama pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam peristiwa tewasnya Brigadir J.

Kuasa hukum Bharada E yang lain, yakni Burhanuddin menjelaskan, penyebutan nama-nama pelaku dijelaskan Bharada E saat ia menjalankan pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada Sabtu (6/8/2022) malam.

Dalam pemeriksaan itu, kata Burhanuddin, Bharada E juga menjelaskan kronologi kejadian peristiwa tersebut.

"Semalam, (Bharada E) sudah di BAP, semua sudah dia sebutin dan dijelasin semua di situ," kata Burhanuddin.

 BACA JUGA:Update Covid-19: Pasien Sembuh Bertambah 5.016 Orang

"Ya intinya (Bharada E menyampaikan) seputar apa yang dia ketahui tentang kejadian itu, sudah dia ungkapkan di sana (saat BAP)," sambungnya.

Lalu Deolipa memastikan, usai mengungkap nama pelaku serta kronologi kejadian baku tembak, keselamatan jiwa Bharada E tetap aman.

"Enggak (membahayakan nyawa Bharada E), aman-aman aja," katanya.

(Nanda Aria)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya