Peran Laksamana Maeda dalam Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Andika Shaputra, Jurnalis
Rabu 17 Agustus 2022 09:00 WIB
Laksamana Maeda/ Foto: Wikipedia
Share :

Mendengar hal itu, Achmad Soebardjo segera berangkat ke Rengasdengklok dan berhasil membawa Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta.

 BACA JUGA:Kasat Narkoba Ditangkap, Seluruh Perwira Polres Karawang Dites Urine

Meminjamkan rumahnya untuk merumuskan teks proklamasi

Soekarno-Hatta dibawa kembali ke Jakarta untuk merumuskan proklamasi pada 16 Agustus 1945 malam.

Para tokoh yang terlibat langsung pergi ke rumah Laksamana Tadashi Maeda di Jalan Imam Bonjol, No.1, Jakarta Pusat.

Awalnya, Laksamana Maeda mengusulkan agar Soekarno, Hatta, dan Achmad Soebardjo pergi menemui Kepala Staf Tentara Angkatan Darat ke-16, Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto.

Namun, karena Yamamoto tidak menerima kedatangan Soekarno-Hatta, Laksamana Maeda mengizinkan rumahnya untuk dijadikan tempat merumuskan naskah proklamasi.

Sebagai Kepala Perwakilan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang, rumahnya merupakan tempat yang harus dihormati oleh angkatan perang Jepang, sehingga dinyatakan aman.

Memastikan perumusan proklamasi berjalan aman, Laksamana Maeda tidak hanya mengizinkan rumahnya dijadikan tempat perumusan proklamasi, tetapi juga memastikan agar proses perumusan berjalan dengan aman dan lancar.

Ia pun menyiapkan pasukan di dalam rumah dinasnya agar kondisi tetap aman. Alasan Laksamana Maeda membantu Indonesia adalah karena ia memiliki hubungan baik dengan Soekarno dan tokoh proklamasi lainnya.

 BACA JUGA:10 Negara dengan Penduduk Paling Tempramen dan Emosian, Didominasi Negara Timur Tengah, Ada Indonesia?

Selain itu, ia menyampaikan bahwa bangsa Indonesia harus menyatakan kemerdekaannya sendiri. Sehingga, Laksamana Maeda sama sekali tidak menghalangi, bahkan membantu, saat para tokoh Indonesia menyusun teks proklamasi di kediamannya.

Setelah proklamasi kemerdekaan, ia pun sempat dipenjara oleh Sekutu karena dianggap membantu Indonesia mencapai kemerdekaannya.

Achmad Soebardjo menyebut Laksamana Maeda memiliki sifat samurai Jepang, yang rela mengorbankan diri demi tercapainya kemerdekaan Indonesia.

Saat ini, rumah Laksamana Maeda telah dijadikan Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Pada 17 Agustus 1977, Pemerintah Indonesia menganugerahkan bintang jasa kepada Laksamana Maeda. Penganugerahan itu disampaikan oleh Duta Besar Republik Indonesia di Tokyo, Witono.

(Nanda Aria)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya