BENGKULU - Dua orang tim Patroli Harimau Sumatera Kerinci Seblat (PHS-KS), Balai Besar Taman Nasional Kerinci Sebelat (BB-TNKS), unit Bengkulu, Gunawan Saefullah (52), dan Sudirman (55) meninggal dunia setelah camp tempat mereka beristirahat tertimpa kayu.
BACA JUGA:Bakal Nanya Inflasi ke Kepala Daerah saat Sidak, Jokowi: Jangan Gelagapan!
Di mana saat itu mereka berada di dalam kawasan TNKS wilayah Bukit Punjung, Resor Kabupaten Bengkulu Utara - Kabupaten Mukomuko, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah VI, Argamakmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.
Saat kejadian tersebut, dilaporkan 3 orang anggota tim dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengalami luka-luka. Musibah ini diketahui setelah tim PHS-KS, unit Bengkulu, menerima sambungan telepon dari salah satu anggota tim yang tidak mengalami luka parah.
Informasi terhimpun, tim PHS-KS yang diketuai Gunawan Saepulah, selaku Polisi Kehutanan (Polhut), bersama tiga anggota tim, Slamet Riadi, Sudirman, Ali Purnomo.
BACA JUGA:Jokowi : Menteri hingga Kepala Daerah Tidak Boleh Bekerja Standar Lagi
Lalu, mereka berangkat dari Mess TNKS Resor Bengkulu Utara-Mukomuko, menuju ke kawasan TNKS wilayah Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, untuk berpatroli rimba selama 7 hari.
Pada hari kedua patroli koordinator PHS-KS Unit Bengkulu. menerima telepon dari salah satu anggota yang tidak mengalami luka parah, jika camp tempat tim beristirahat tertimba kayu.
Mendapati infomasi tersebut, Koordinator PHS-KS/Kepala Resor Bengkulu Utara-Mukomuko, meminta bantuan kepada tim PHS yang ada di luar, Polsek setempat dan Tenaga Medis Puskesmas Kecamatan Pondok Suguh, serta berkoordinasi dengan Pemerintahan desa setempat.