“Begini kiai,” kata oknum polisi sampai di kaca jendela, sementara orang-orang di dalam mobil sudah khawatir.
“Begini kiai, mohon maaf, saya tadi belum sempat salaman sama njenengan, jadi terpaksa saya mengikuti kiai. Tolong kiai, saya ingin salaman,” kata Polisi.
Keduanya lalu salaman sembari mencium tangan Gus Dur.
“Matur nuwun kiai. Selamat jalan ya,” kata dua polisi tadi sambil cengengesan puas karena sukses bisa salaman dengan Gus Dur.
Setelah kejadian itu Gus Dur berkata: “Begitu lah orang NU. Tadinya mereka (polisi) sudah repot-repot disuruh menjaga supaya ceramah saya tidak sukses, eeh...ujung-ujungnya pengen salaman.”
(Rahman Asmardika)