JAKARTA - Proses rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J melahirkan beberapa fakta. Diantaranya adalah, hadirnya sosok Putri Candrawathi di dua lokasi kejadian, mulai dari rumah Jalan Saguling dan Duren Tiga.
Kehadiran Putri Candrawathi mulai dari rumah Saguling ketika bertemu dengan Irjen Ferdy Sambo. Dalam hal ini, Sambo bertemu dengan Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan Bharada E. Sementara, Brigadir J tidak diketahui.
BACA JUGA:Jalani Rekonstruksi, Brigadir J Sempat Temui Bripka Ricky di Depan Halaman Rumah Dinas Ferdy Sambo
Sementara itu, Putri Candrawathi juga berada di rumah dinas Duren Tiga, yang dimana merupakan lokasi eksekusi penembakan Brigadir J.
Dalam adegan ini, Bharada E menodongkan senjata ke Brigadir J. Bahkan, Yosua sempat memohon kepada Bharada E.
BACA JUGA:Ferdy Sambo Sempat Ambil Pistol yang Jatuh Sebelum Masuk Rumah
Kehadiran Putri Candrawathi ini sesuai dengan pernyataan dari Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat menetapkan Putri sebagai tersangka.
Penetapan itu berdasarkan 2 alat bukti keterangan saksi serta CCTV di Sanguli dan tempat kejadian perkara.
"Berdasarkan 2 alat bukti berupa keterangan saksi dan CCTV di Sanguli dan di TKP," kata Andi.
"Ini menjadi bagian dari barbuk yang menjadi petunjuk PC ada di lokasi sejak di Sanguli sampai di Duren Tiga dan melakukan kegiatan yang menjadi perencanaan pembunuhan Brigadir Yosua," tuturnya.
(Awaludin)