Akibatnya, warga Sri Lanka harus mengalami krisis bahan pangan, krisis bahan bakar, dan pemadaman listrik harian yang berkepanjangan. Hal itu juga diperparah dengan habisnya obat-obatan di rumah sakit karena tidak boleh impor serta laju inflasi yang memicu krisis biaya hidup. Gotabaya Rajapaksa, yang memiliki kekebalan hukum sebagai presiden, kabur ke luar negeri sambil mengajukan mundur dari kursi jabatannya diduga agar tidak ditangkap pemerintahan baru Sri Lanka.
Berikut deretan kepala negara yang kabur saat negaranya mengalami prahara.
Baca berita selengkapnya: 6 Kepala Negara Ini Kabur saat Negaranya Mengalami Prahara dan Krisis
(Fakhrizal Fakhri )