Konon hingga kini banyak sekali ditemukan sastra tutur tentang agama Siwa dan Buddha. Beberapa tutur yang ditemukan pada agama Siwa yakni Tutur Sapta Bhawana, Tutur Amreta Kandalini, dan Tutur Mula Dara.
Sedangkan di agama Buddha ada beberapa tutur di antaranya Sang Yoga Darana, Sang Hyang Pamutus, Panca Tathagata, dan Kamahayanikan. Tutur Kamahayanikan merupakan tutur paling terkenal bahkan telah disalin dengan huruf Romawi dan diterjemahkan ke dalam bahasa Belanda yang diterbitkan oleh J. Kats, pada tahun 1910.
(Erha Aprili Ramadhoni)