JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR mengambil sikap walk out dari rapat paripurna keempat yang digelar hari ini. Langkah politik ini dalam rangka menyikapi keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM.
Sebelumnya pemerintah resmi menaikkan beberapa jenis BBM. Diantaranya adalah jenis Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, jenis Pertamax nonsubsidi dari Rp12.500 menjadi Rp14.500.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Fraksi PKS, Mulyanto ketika Ketua DPR RI, Puan Maharani tengah meminta persetujuan kepada setiap fraksi terkait RUU tentang Pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN 2021.
(Baca juga: BBM Naik, Tarif Angkot di Depok Melonjak Tinggi Bikin Netizen Menjerit)
"Kami ingin sampaikan aspirasi masyarakat. Dengan ini kami nyatakan bahwa Fraksi PKS menolak kenaikan BBM bersubsidi," kata Mulyanto mewakili fraksinya di ruang rapat paripurna, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/9/2022).
Dikatakannya, keputusan pemerintah tersebut sudah secara jelas memberatkan masyarakat Indonesia. Hal ini terbukti, kata dia, dengan banyaknya sejumlah elemen masyarakat yang berunjuk rasa untuk menolak keputusan pemerintah.