Banjir Rendam Terminal Bus Sukabumi, Ketinggian Air Capai 30 Cm

Dharmawan Hadi, Jurnalis
Kamis 08 September 2022 14:37 WIB
Banjir di Sukabumi (Foto: Dharmawan Hadi)
Share :

SUKABUMI - Hujan deras di Kota Sukabumi, mengakibatkan banjir di 6 titik dan 1 rumah roboh pada Kamis 8 September 2022. Banjir terparah terjadi di pintu masuk Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi di Jalan Lingkar Selatan. 

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Imran Whardhani mengatakan, hujan deras mulai turun pada Rabu 7 September 2022 sekira pukul 16.30 WIB. Debit air naik hingga mengakibatkan banjir di 6 lokasi di Kota Sukabumi.

"Di Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi, berada tepat di pintu masuk dari Jalan Lingkar Selatan. Kemacetan terjadi karena kendaraan melambat saat melewati lokasi genangan air secara bergantian," ujar Imran kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (8/9/2022).

BACA JUGA:Gedung DPR Kebanjiran, Sekjen: Penyebabnya Floor Drain Tersumbat Daun 

Selain itu, lanjut Imran, banjir juga terjadi di fasilitas umum sarana pendidikan di SDN Sudajaya Hilir, Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros dan Pondok Pesantren Riyadul Jannah, Kampung Cikundul Girang RT 01/07, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu.

"Penyumbatan saluran drainase akibat sampah yang menumpuk di sepanjang Jalan Proklamasi, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, lalu Jalan Garuda, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, mengakibatkan banjir di wilayah tersebut," tambah Imran.

Imran menambahkan, banjir juga melanda Kampung Pangkalan RW 07, Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros. Air luapan yang merendam perkampungan tersebut setinggi 30 sentimeter.

"Selain bencana banjir, bencana non alam berupa rumah roboh terjadi pada tempat tinggal milik bapak O Sukardi di Kampung Harempoy RT 03/02, Kelurahan Subang Jaya, Kecamatan Cikole, terjadi karena usia bangunan yang sudah tua lapuk dimakan usia, sehingga mengakibatkan roboh," ujar Imran.

BACA JUGA:Banjir Genangi Jalur Kereta di Cianjur, Perjalanan KA Siliwangi Sempat Terganggu 

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya