YEREVAN – Perdana Menteri Nikol Pashinyan pada Selasa, (13/9/2022) mengatakan 49 tentara Armenia tewas dalam bentrokan dengan pasukan Azerbaijan di perbatasan kedua negara. Pashinyan mengatakan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah.
"Kerugian kita berjumlah 49 orang tewas," kata Pashinyan dalam pidato kepada anggota parlemen di Yerevan, sebagaimana dilansir Sputnik.
Bentrokan antara kedua belah pihak pecah pada Senin, (12/9/2022) malam, dengan pihak Armenia mengumumkan bahwa pasukan Azerbaijan melancarkan serangan ke wilayahnya menggunakan artileri dan drone. Sebaliknya, Azerbaijan menuding pasukan Armenia menembaki posisi pasukannya di perbatasan kedua negara.
Intensitas pertempuran mulai mereda pada Selasa, dengan kedua belah pihak menyepakati gencatan senjata.