DENPASAR - Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengatakan, penangkapan terduga teroris FS (28) beberapa waktu lalu tidak berpengaruh kepada perhelatan KTT G20. Sebaliknya, hal itu menunjukkan kesiapan aparat keamanan.
"Bukan mempengaruhi. Malah menunjukkan kita siap. Buktinya ada sesuatu yang kecil kita lebih baik melakukan upaya sebelum itu terjadi," katanya di Nusa Dua, Senin (12/9/2022).
BACA JUGA:Viral Pria Arogan Tak Mau Mundurkan Mobil, Polda Metro: Bukan Polisi
Dia menjelaskan, selama rangkaian G20, Mabes Polri memberikan bantuan personil, termasuk di dalamnya dari Detasemen Khusus 88 Antiteror.
Mereka melakukan pengamanan mulai dari pintu masuk Bali yakni pelabuhan, bandara hingga lokasi penyelenggaraan KTT di Nusa Dua. Pengamanan berlangsung hingga puncak KTT G20, 15-16 November 2022.
Selain itu, telah dipasang CCTV face recognition di sejumlah tempat. Teknologi ini mampu membaca wajah yang masuk dalam daftar orang yang dicurigai.
Kemudian, juga pemasangan license plate recognition yang mampu mendeteksi orang yang dicurigai melalui plat nomor kendaraan.