Dibantu Inggit, Presiden Soekarno Susun Naskah Pidato Indonesia Menggugat di Penjara Banceuy

Rafika Putri, Jurnalis
Kamis 15 September 2022 06:05 WIB
Presiden Soekarno dan Inggit (Foto: Arsip Sejarah/Sampoer Merah)
Share :

JAKARTA – Ketika Presiden Pertama Indonesia, Soekarno ditahan di Penjara Banceuy, ia tidak hanya diam tetapi sambil menyusun naskah pembelaannya. Namun, Soekarno tidak bisa mendapatkan Informasi secara luas di dalam penjara tersebut.

Penjara Banceuy menjadi saksi mata Soekarno membuat naskah pidatonya. Soekarno ditahan sebagai tahanan politik karena dituduh oleh penjajah yang menggulingkan pemerintah Hindia Belanda.

Sebagai Istri yang selalu membantu suaminya di kala senang dan sedih. Inggit Ganarsih, selain menjadi istri ia menjadi orang diluar penjara. Ia membantu sang suami untuk mencari dan mengirimkan data serta dokumen untuk digunakan Soekarno sebagai referensi Menyusun pembelaan (Pledoi).

Baca juga: Mengenal Pasukan Cakrabirawa, Skuad Khusus Penjaga Presiden Soekarno yang Terlibat G30SPKI

Dikutip dalam buku ‘Soekarno Fatmawati’, Inggit dengan berani menyelundupkan data dan dokumen yang diperlukan suaminya. Agar tak ketahuan sipir penjara, ia menyembunyikan naskah tersebut dibalik kebayanya.

 Baca juga: Kuasai Banyak Bahasa, Presiden Soekarno Miliki Pergaulan Luas di Dunia Internasional

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya