3 Keistimewaan Peti Mati Mendiang Ratu Elizabeth II, Banyak Diisi Barang Berharga

Rina Anggraeni, Jurnalis
Jum'at 16 September 2022 11:46 WIB
Ratu Elizabeth II (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA- 3 keistimewaan peti mati mendiang Ratu Elizabeth II menarik untuk diulas. Peti mati Ratu Elizabeth II, akan disemayamkan di London selama empat hari menjelang pemakaman raja pada 19 September. 

Adapun, Raja Charles, putranya Pangeran William dan Harry, dan bangsawan senior lainnya bergabung dalam prosesi khidmat mengiringi peti mati Ratu Elizabeth II saat mendiang monarki itu melakukan perjalanan terakhirnya dari Istana Buckingham pada Rabu, (14/9/2022).

Berikut 3 keistimewaan peti mati mendiang Ratu Elizabeth II dikutip dari Hindustanstime:

1. Sudah Dibuat 32 Tahun Lalu

Peti mati dari Ratu Elizabeth sudah dibuat setidaknya 32 tahun yang lalu dan dilapisi dengan timah sesuai dengan kebiasaan keluarga kerajaan.

Lapisan emas membantu tubuh untuk bertahan lebih lama setelah penguburan di ruang bawah tanah. Lalu emas atau timah  dikatakan membuat peti mati kedap udara, sehingga membantu mencegah masuknya uap air.

Ini cocok dengan yang lain yang dibuat untuk mendiang suami ratu, Pangeran Philip, yang meninggal tahun lalu dan dikebumikan di ruang bawah tanah di mana dia akan segera dimakamkan di sampingnya.

2. Peti Mati yang Diiisi Mahkota

Fitur unik peti mati kerajaan  ini sangat menarik. Tutup peti mati telah dibuat secara khusus untuk memuat perlengkapan yang tidak ternilai dengan aman seperti mahkota negara dan tongkat kerajaan. Pegangan kuningan emas khusus juga telah dibuat untuk peti mati kerajaan.

3. Mirip dengan Peti Mati Sang Suami

Peti mati Ratu Elizabeth II mirip dengan yang dibuat untuk mendiang suami raja, Pangeran Philip. Pangeran Philip meninggal tahun lalu. Pangeran Philip dimakamkan di Kapel Memorial Raja George VI di Kapel St. George di Windsor dan Ratu Elizabeth akan segera dimakamkan di sampingnya.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya