Ia melanjutkan, jumlah yang dihadirkan pada acara Tulak Bala kali ini memecahkan rekor MURI. Dimana sebelumnya rekor tersebut telah dipecahkan di Gorontalo dengan total 51 ribu ketupat.
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengatakan substansi diadakannya budaya adat tulak bala ini untuk memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha. Prosesinya mulai dari pembuatan imbiuku (ketupat) yang telah memecahkan rekor dengan jumlah terbanyak.
Kemudian ada proses mandi Safar dan timbang bayi bagi yang lahir di bulan Safar. “Ini dilakukan agar terhindar dari bala bencana. Maka sudah sepantasnya kita memohon ampunan dan bermunajat serta berdoa hanya kepada Allah SWT agar bala tidak menghampiri kita,” ucap Ibrahim Ali.
Diapun berkomitmen untuk terus melestarikan budaya masyarakat, sebagai wujud perhatian pemerintah. Apalagi dengan adanya raihan prestasi tak hanya skala nasional saja, tetapi sudah mampu memecahkan rekor skala internasional.
(Agustina Wulandari )