Humor Gus Dur: Presiden Tinggalkan Istana Negara karena Perintah Lurah

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 28 September 2022 05:05 WIB
KH. Abdurrahman Wahid. (Foto: Ist.)
Share :

JAKARTA - KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai sosok yang humoris. Bahkan ketika menghadapi situasi yang tidak menyenangkan, Presiden Ke-4 RI itu tetap bisa bercanda dengan guyonan khasnya.

Dilansir dari NU Online, pada 2001 sebagai imbas dari dekrit pembubaran parlemen, Gus Dur didesak oleh Ketua MPR Amien Rais dan Ketua DPR Akbar Tandjung untuk lengser sebagai presiden dan mengosongkan istana.

Dalam sebuah kesempatan, Gus Dur bercerita tentang perbincangan dengan Luhut Binsar Pandjaitan tentang pelengserannya ini. Kepada Luhut, Gus Dur bercerita tentang hukum dalam Islam yang mengatur bahwa seorang Muslim harus melawan, kalau perlu dengan kekerasan, jika diusir dari rumahnya.

Namun, karena tidak menginginkan ada kekerasan, Gus Dur meminta bantuan Luhut untuk mengurus surat pengosongan Istana Negara dari Kantor Kelurahan Gambir, wilayah di mana Istana Negara terletak.

Permintaan ini disampaikan karena pengosongan istana negara adalah kehendak pemerintah setempat yang sah, maka Gus Dur tak perlu melawan sama sekali, sehingga kewajiban mempertahankan “rumah” pun gugur.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya