"Kita juga sedang memeriksa unsur pimpinan. Karena mereka ini kan sersan dua ada empat orang dan prajurit I satu orang. Kita memeriksa juga yang lebih atasnya. prosedur apa kah yang mereka lakukan? apakah mereka sudah mengingatkan ? dan ini sampai dengan tingkat komandan batalyon nya yang ada juga di situ," kata Andika.
BACA JUGA: Bahas Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Telepon Presiden FIFA
Andika berharap kejadian di Kanjuruhan bisa menjadi evaluasi bagi seluruh anggota TNI khususnya pimpinan dalam memberikan arahan anak buahnya di lapangan.
"Ini juga sebagai bentuk evaluasi. Karena ga boleh terjadi. Berarti kan briefing, penekanan tentang batas kewenangan TNI dalam bertindak, walau pun kita hanya BKO, itu berarti tidak berjalan," ungkapnya.
(Awaludin)