4. Klarifikasi Ade Armando
Ade Armando meluruskan pernyataan sebelumnya. Ia menerangkan bahwa bukan keseluruhan Aremania yang menjadi penyebab terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022. Yang menjadi pemicu kerusuhan, kata Ade, adalah para oknum Aremania yang masuk ke lapangan.
"Pertama-tama saya tidak pernah menyalahkan keseluruhan suporter Arema sebagai penyebab tragedi. Pada malam itu ada 42 ribu suporter Arema. Hanya sekitar 3 ribu yang katanya menyerbu ke lapangan," terang ade.
"Buat saya pangkal masalah ada pada 3 ribu orang yang melanggar hukum dengan masuk ke dalam lapangan. Itu artinya hanya sebagian sangat kecil," sambungnya.
(Awaludin)