131 Tewas di Kanjuruhan, Investigasi Komnas HAM: Tembakan Gas Air Mata Polisi Penyebab Kerusuhan!

Martin Ronaldo, Jurnalis
Kamis 06 Oktober 2022 18:09 WIB
Foto: Antara
Share :

JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Chairul Anam menyebut, kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, disebabkan akibat gas air mata yang ditembakan oleh polisi ke suporter dalam stadion.

(Baca juga: Tembakan Gas Air Mata Berujung Ratusan Tewas di Kanjuruhan, 29 Polisi Diperiksa Propam)

"Jadi kalau ada informasi yang bilang bahwa suporter ke sana mau menyerang pemain itu tidak seperti itu," ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/10/2022).

"Gas air mata lah yang membuat panik dan sebagainya sehingga ada terkonsentrasi di sana di beberapa titik pintu. Ada pintu yang terbuka sempit. Terus ada pintu yang tertutup. Itulah yang membuat banyak jatuh korban," sambungnya.

Menurutnya, kondisi awal kericuhan merupakan keterangan paling valid dalam merunut kejadian ricuh Kanjuruhan tersebut yang menyebabkan banyak korban jiwa. Akibatnya, 131 orang tewas termasuk 2 anggota polisi.

Komnas HAM sendiri telah meminta keterangan dari sejumlah pihak-pihak terkait dalam kasus tragedi berdarah tersebut.

Apalagi, kata dia, setelah mencari tahu dari suporter dan para pemain Arema, tidak ada satupun ancaman yang diberikan oleh Aremania pada saat turun ke lapangan kala itu.

"Kami cross check ke para suporternya bilangnya ya kami kan mau kasih semangat walaupun mereka kalah," jelasnya.

"Kami sedang menelusuri secara mendalam karena ada constraint waktu, sekian menit itu, di lapangan, itu sebenarnya cukup terkendali kondisinya kalau kita lihat video," tandasnya.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya