WONOGIRI - Fenomena unik terjadi di Wonogiri, Jawa Tengah. Hal itu menyusul munculnya komplek pemakaman dari dalam Waduk Gajah Mungkur yang airnya menyusut. Kejadian unik itu pun viral di sosial media setelah diunggah oleh akun Youtube Kabar Wonogiri.
Dijelaskan bahwa, Waduk Gajah Mungkur ini dibangun seluas 8800 hektar, waduk ini berada di tujuh kecamatan yakni Nguntoronadi, Wuryantoro, Ngadirojo, Eromoko, Baturetno, Wonogiri, hingga Giriwoyo.
BACA JUGA:Manuver Putin Pertanda Kelemahan Kremlin, Intel Inggris: Ada Banyak Keputusasaan di Rusia
Video tersebut diunggah pemilik akun pada September 2019. Pada saat itu, Waduk Gajah Mungkur mengalami penyusutan air akibat kemarau panjang. Tercatat, kemarau melanda kawasan itu selama lima bulan lamanya, sehingga membuat air di dalam waduk mengering.
Keringnya Waduk Gajah Mungkur itu membuat permukaan tanah naik dan memunculkan sisa-sisa infrastruktur lama, termasuk komplek pemakaman. Komplek pemakaman ini muncul bersamaan dengan munculnya infrastruktur bangunan seperti pondasi rumah, jembatan, hingga jalan.
BACA JUGA:Prabowo Terima Kunjungan Erick Thohir di Kemhan, Koordinasi Rutin Empat Mata
Fenomena munculnya komplek pemakaman ini hampir tiap tahun terjadi, utamanya di masa kemarau sekitar bulan Juli hingga September. Komplek pemakaman ini merupakan makam warga sekitar yang sudah lama tak dipakai akibat terendam air seiring dengan pembangunan waduk.
Disebutkan, beberapa warga telah memindahkan makam sanak saudaranya sebelum terendam air, beberapa lainnya masih sering mengunjunginya ketika kemarau tiba dan air di waduk surut.
Kini, area sekitar waduk yang mengering pun sering dimanfaatkan warga sekitar untuk bercocok tanam. Mereka menyebut lahan garapan itu dengan "Lahan Pasang-Surut".
(Nanda Aria)