132 Tewas di Kanjuruhan, TGIPF: Ada Aturan Teknis Penyiaran yang Dilanggar!

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 12 Oktober 2022 17:17 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA Tragedi Kanjuruhan menyisakan duka yang mendalam bagi bangsa ini. Dalam perisiwa itu, 132 orang tewas termasuk 2 anggota polisi dan ratusan lainnya luka-luka.

(Baca juga: Video Eksklusif Pintu 13 Stadion Kanjuruhan Terbuka Kecil yang Sebabkan Jatuh Korban)

Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan Akmal Marhali menyoroti sikap PT LIB dan Indosiar yang saling lempar tanggung jawab, menyusul kick-off Arema FC kontra Persebaya. TGIPF menduga munculnya tragedi di Stadion Kanjuruhan, karena adanya hal-hal yang dilanggar dalam konteks penyiaran.

TGIPF memanggil Indosiar sebagai pemegang hak siar untuk dimintai pendapat soal jadwal kick-off Arema FC kontra Persebaya yang digelar pada malam hari, sehingga rawan pengamanan.

"Kemarin kita panggil juga Indosiar, sebagai pemegang hak siar dan kemudian kita dengarkan pendapatnya dan pandangan mereka terhadap kasus ini," ujar Akmal di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, pada Selasa (11/10/2022).

Selain itu, pihaknya juga mengkonfirmasi kepada Indosiar soal beberapa hal teknis penyiaran dan sebagainya. Dia berharap aturan serta teknis penyiaran sepak bola secara live diperbaiki ke depan.

"Hal ini bukan cuma sekadar menayangkan tayangan, tetapi (juga) menegakkan aturan. (Karena) ada hal-hal yang melanggar aturan," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga menanggapi sikap PT LIB dan Indosiar yang saling lempar tanggung jawab soal kick-off jam malam.

Mahfud MD dalam Instagram pribadinya menyatakan hal ini akan menjadi bahan diskusi TGIPF. Namun, menurut penilaiannya, atas sikap pihak-pihak tersebut, menandakan sepakbola kita sedang kacau bahkan bahaya.

“Tapi bahwa terjadi saling menghindar dari tanggung jawab operasional lapangan antara pihak federasi, pengelola liga, panitia pelaksana, pihak keamanan, hingga penyelenggara siaran, menjadi bukti bahwa penyelenggaraan Liga Sepakbola Nasional agak kacau,” tulisnya pada unggahan Rabu (12/10/2022).

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya