Mengenal Dampak Positif dan Negatif Pemindahan Ibukota ke Kalimantan

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis
Rabu 19 Oktober 2022 11:14 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA- Mengenal dampak positif dan negatif pemindahan ibukota ke Kalimantan. Pemindahan ibukota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur telah diresmikan oleh Presiden Jokowi.

Ibukota Indonesia nantinya akan ditempatkan di antara Kabupaten Kutai Karta Negara dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Pemindahan ibukota ke luar pulau Jawa tentunya memiliki berbagai macam alasan.

Berikut alasan pemindahan ibukota serta dampak positif dan negatif pemindahan ibukota ke Kalimantan.

Salah satunya, alasan yang mendasari kepindahan ibukota Indonesia yang semula ada di Jakarta ke Kalimantan Timur adalah karena Jakarta sudah sangat padat. Okezone melansir dari laman Unit Pengelola Statistik DKI Jakarta, pada 2018 jumlah penduduk di Jakarta sudah mencapai 10.344.018 jiwa.

Belum lagi jumlah lahan yang dijadikan bangunan sudah teramat banyak dan jumlah kendaraan di tahun 2021 mencapai 21.758. 695 unit. Jumlah tersebut tidak bisa dibilang sedikit untuk luas Jakarta yang hanya 661,5 km persegi.

Jakarta menanggung banyak beban yaitu sebagai pusat birokrasi, pusat perputaran ekonomi, dan pusat perdagangan. Sedangkan kota ini sudah terlalu tua untuk mengejar kemajuan infrastruktur. Ditambah, secara ekologis, lingkungan di Jakarta semakin kehilangan daya dukung.

Meski demikian, pemindahan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur juga tidak mudah. Akan ada dampak positif dan negatif yang menyertainya.

-Dampak Positif

1. Pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur bisa mengurangi jumlah populasi dan kepadatan di Jakarta.

Kemacetan di Jakarta akan terurai dan keadaan kota akan menjadi lebih tertata dan bersih.

2. Mengurangi beban Jakarta yang sebelumnya menjadi pusat birokrasi dan pusat pemerintahan. Sehingga Jakarta lebih difokuskan untuk pusat bisnis dan investasi.

3. Pemerataan pembangunan dan keadilan ekonomi di setiap daerah.

Jakarta dan kawasan penyanggah akan berkembang.

4. Fokus pertahanan dan keamanan yang mendominasi Pulau Jawa akan lebih terurai.

- Dampak Negatif

1. Memakan anggaran yang sangat banyak. Presiden Jokowi pernah menyampaikan Indonesia menggelontorkan dana sebesar Rp 466 triliun untuk pemindahan ibukota.

2. Membutuhkan lahan yang sangat luas, yaitu sekitar 300.000 hektar. Kawasan hutan di Kalimantan akan berubah menjadi beton-beton.

3. Kantor dan institusi akan mengeluarkan dana investasi yang lebih besar untuk membangun kantor baru di ibukota baru.

4.Dikhawatirkan akan terjadi ledakan populasi di Kalimantan sebagaimana ledakan populasi di Jakarta.

Demikian pembahasan mengenai alasan pemindahan ibukota serta dampak positif dan negatif pemindahan ibukota ke Kalimantan.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya