BEKASI - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengimbau orang tua agar segera membawa anaknya ke puskesmas apabila ditemukan gejala gagal ginjal akut. Salah satunya apabila sang anak buar air kecil berkurang dan dengan warna gelap.
“Kalau kencing berkurang atau sedikit dengan warna gelap sesegera mungkin untuk diperiksakan ke rumah sakit untuk pertamanya ke puskesmas dahulu, tapi harus segera,” kata Tanti, Jumat (21/10/2022).
Gejala serupa, kata Tanti akan menyasar pada anak berusia delapan hingga sembilan tahun. Selain buang air kecil berkurang, biasanya gejala diikuti dengan demam dan menceret.
“Imbauan sekilas dari dokter anak, bahwa apabila ada gejala-gejala anak 8-9 tahun ada gejala demam, menceret, kemudian ditandai dengan tidak bisa kencing selama 6-8 jam,” ucap dia.
Baca juga: Polres Bogor Cek Apotek dan Toko Obat di Cibinong untuk Awasi Peredaran Obat Sirup Anak
Menindaklanjuti penyakit gagal ginjal ini, Tanti juga mengimbau seluruh pelayan kesehatan di Kota Bekasi untuk memberhentikan sementara penggunaan obat sirup. Hal ini sesuai arahan dari Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.
“Jadi tenaga kesehatan baik itu di rumah sakit, apotek-apoteker untuk sementara waktu sampai ada pemberitahuan kembali untuk tidak mengeluarkan dahulu berbentuk sirup dengan kandungan etilen glikol,” pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)