"Anak ini selalu bercerita tapi enggak pernah cerita tentang keluhan dia selalu cerita tanggung jawab tugasnya cerita kebaikan aman, kondisinya selalu baik-baik saja," kata dia.
BACA JUGA:Ferdy Sambo Tuding Brigadir J Lecehkan Istrinya, Adik Yosua: Tidak Mungkin Abang Saya Seperti Itu!
Tangisannya semakin kuat tak kala mendengar anaknya mati terbunuh. Dirinya sangat hancur ketika mengetahui hal tersebut, terlebih menurutnya yang melakukan adalah atasannya yang telah dianggap sebagai orangtuanya sendiri.
"Dengan mata terbuka, anak saya dicabut nyawanya. Nyawa itu adalah hak Tuhan. Sebagai ibu, saya menangis setiap saat siang malam. Saya secara manusia rasanya hancur menerima duka ini. Dia begitu patuhnya, yang selalu mendengarkan nasihat orang tuanya, karena dari kecil sudah saya didik untuk menjalankan tugas dan patuh," terangnya.
(Awaludin)