2 Pasien Gangguan Ginjal Akut di RSUP Sardjito Alami Kematian Sel di Ginjal

Erfan Erlin, Jurnalis
Selasa 25 Oktober 2022 18:38 WIB
Anak mengalami sakit ginjal/Foto: Verywell Health
Share :

YOGYAKARTA - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Sardjito menyatakan masih merawat 2 pasien anak dengan gangguan ginjal akut (AKI). Sebelumnya mereka menerima 13 pasien anak dengan gangguan ginjal akut  dan 4 dinyatakan sembuh dan 7 meninggal dunia

Dokter Spesialis Anak RSUP dr Sardjito, dr. Retno Palupi B.Med. Sc., M.Epid., M.Sc., Sp.A(K) mengatakan awalnya ada 13 anak yang masuk ke RSUP Dr Sardjito di mana 4 masih harus melakukan rawat jalan dengan 1 masih pemantuan untuk hemodialisisnya atau cuci darahnya.

 BACA JUGA:Apakah Komcad Bisa Jadi TNI? Simak Jawabannya!

"Yang lain ada 7 pasien meninggal," terang dia, Selasa (25/10/2022).

Dari 7 pasien yang meninggal tersebut satu di antaranya sudah mereka ketahui penyakit yang mendasarinya. Pasien ini sudah dikeluarkan dari kategori gagal ginjal akut, namun karena sudah dilaporkan ke kementrian maka nanti akan mereka tindak lanjuti.

Sedangkan 2 pasien lagi masih rawat inap di RSUP Dr Sardjito, namun sudah tidak di ruang intensif, hanya di bangsal anak biasa. Mereka juga sudah tidak menjalani proses cuci darah sebagai bagian dari penyembuhan.

 BACA JUGA: Wanita Bercadar Penodong Paspampres Sering Paksa Warga Mengaji di Rumahnya

Retno menambahkan sampai saat ini yang sembuh ada 4 di mana 2 dari DIY dan 2 dari luar DIY. Ia menjelaskan sembuh tersebut dalam artian fungsi ginjal mendekati normal yaitu misalnya fungsi ginjal itu 90 dan pasien ini sudah 88.

"Kondisi ini sudah jauh lebih baik ketika pertama kali masuk ke Sardjito," ujarnya.

Kemudian, satu pasien yang sembuh tadi masih dalam monitoring untuk rawat jalan, di mana pasien tersebut memang masih harus menjalani cuci darah. Namun kemarin sudah kontrol dan kondisi ginjalnya sudah membaik.

Pasien berumur 13 tahun rujukan asal Jawa Tengah ini akan terus dipantau apakah masih diperlukan cuci darah atau tidak. Karena tren urium atau urinnya sudah membaik.

Dokter spesialis anak yang juga dari RSUP Sardjito, dr. Kristia Hermawan M.Kes. Sp.A menambahkan untuk tingkat kesembuhan rata-rata pasien memang bervariatif dua mingguan. Karena mereka membutuhkan pemantauan sampai fungsi ginjal benar-benar baikm

"2-3 mingguan, itu yang kami lakukan," kata dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya