4 Organisasi Pemuda Sebelum Era Kemerdekaan Indonesia, Termasuk Jong Celebes

Tika Vidya Utami, Jurnalis
Rabu 26 Oktober 2022 07:05 WIB
Ilustrasi organisasi pemuda Indonesia (Foto: Okezone)
Share :

2. Tri Koro Darmo

Tri Koro Darmo mempunyai arti tiga tujuan mulia. Organisasi pemuda ini didirikan pada 7 Maret 1915 di Gedung STOVIA. Pendirian organisasi ini diprakarsai oleh dr Satiman Wirjosandjojo yang kemudian menjadi ketua, wakil ketua Wongsonegoro, sekretaris dr Sutomo, serta anggota Abdul Rahman, Mosodo, serta Muslich. Antuasisme pemuda untuk bergabung dalam Tri Koro Darmo membuat adanya perubahan nama. Pada Kongres I di Solo, 12 Juni 1918, Tri Koro Darmo berubah namanya menjadi Jong Java. Perubahan nama Jong Java dilatarbelakangi pendapat pemuda lain yang berasumsi ruang lingkupnya yang terlalu sempit. Tri Koro Darmo kental dengan Jawa Sentris yang menimbulkan masalah internal. Guna menghindari perpecahan antar-pemuda suku Jawa dan non-suku Jawa, maka nama organisasi diubah menjadi Jong Java. Jong Java mempunyai cita-cita membina persatuan serta persaudaraan di kalangan pemuda pelajar Jawa Raya. Kemudian Jong Java juga menerima anggota pemuda dari Bali, Jawa, Lombok, Madura serta Sunda. Kegiatan Jong Java bergerak di bidang kebudayaan dan sosial.

3. Jong Sumatranen Bond

Para pemuda Sumatra mendirikan Jong Sumatranen Bond (JSB) pada 2 Desember 1917 di Gedung STOVIA. Organisasi ini bertujuan untuk menanamkan kepedulian terhadap kebudayaan Sumatra hingga memperkokoh hubungan pemuda Sumatra. Awalnya organisasi ini beranggotakan 150 orang. Satu tahun kemudian, anggota bertambah menjadi 500 orang. JSB tidak hanya berada di Jakarta saja, namun ada pula di Bukittinggi dan Padang. Perkumpulan pemuda ini juga mempunyai surat kabar Jong Sumatra yang pertama kali terbit pada Januari 1918 dan menjadi sarana bagi pemuda Sumatra untuk menuangkan pikiran. Surat kabar tersebut banyak memuat artikel berbahasa Belanda, meski isinya berbicara tentang Indonesia. Banyak tokoh yang mengawali karier di JSB, seperti Mohammad Hatta hingga Mohammad Yamin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya