JAKARTA - Komnas HAM menjelaskan temuan terbaru terkait tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan 135 orang. Salah satu yang diungkap Komnas HAM terkait kesalahan dari pengawas pertandingan dalam laga antara Arema Malang Vs Persebaya Surabaya itu.
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan bahwa pada sejak tanggal 20 hingga 30 September pihak keamanan dalam hal ini kepolisian telah melakukan berbagai upaya untuk menyeiapkan pengamanan pada saat itu.
Salah satunya, lanjut dia, polisi juga menggelar latihan pengamanan selama 7 hari berturut-turut.
"Secara berturut-turut selama 7 hari Polres melakukan pelatihan di Stadion Kanjuruhan. Kapolres meminta semua batu dan barang pecah belah dibersihkan dari arena stadion untuk meminimalisir pelemparan apapun hasil pertandingannya," tegasnya.
Baca juga: Kabar Baik, 1 Korban Tragedi Kanjuruhan Diperbolehkan Pulang dari RS