Tahun yang sama, Tabrani menjabat sebagai ketua umum Persatuan Djurnalis Indonesia(PERDI) di Jakarta (1939-1940).
Ketika Indonesia Merdeka, ia sempat mengelola Koran Suluh Indonesia milik Partai Nasional Indonesia.
Dalam perjalanan hidupnya, Tabrani juga ikut mendirikan Institut Jurnalistik dan Pengetahuan Umum bersama Mr. Wilopo di Jakarta.
Murid-muridnya antara lain Anwar Tjokroaminoto dan Sjamsuddin Sutan Makmur. Tabrani wafat di Jakarta, 12 Januari 1984 pada usia 80 tahun dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
(Natalia Bulan)