JAKARTA - Emak-emak memprotes kebijakan pemerintah yang mematikan siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO), dan beralih ke TV digital.
Video emak-emak protes kebijakan ASO tersebut viral di media sosial (medsos). Hal itu seperti di-posting akun TikTok, @ahmadsaripudin957.
Dalam video itu, emak-emak marah setelah tak bisa lagi menonton sinetron Ikatan Cinta lantaran hanya memiliki televisi tabung.
"Buat yang punya TV tabung sekarang mah kagak bisa nonton TV tuh," kata dia dikutip, Sabtu (5/11/2022).
"Nenek-nenek ngedumel bae nonton si Andin TV-nya modar, biru semua cuma pakai TV yang layarnya tipis, lah TV begitukan mahal banget sampe juta-jutaan," ucap dia.
Baca juga: Mau Nonton TV Harus Beli Set Top Box, Warga: Ngerjain Rakyat terus!
Dia pun menyesalkan kebijakan yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) itu.
Pasalnya, untuk menonton televisi harus membeli yang bisa menerima siaran digital, padahal harga TV tersebut mahal.
"Kalau dapat dua ratus rebu bisa beli. Ada-ada aja peraturan, ampun gue mah," tuturmya.
Baca juga: Protes Tak Bisa Lagi Nonton TV, Tiktoker: Sekarang Nonton TV Kudu Bayar
Sebagaimana diketahui, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan ASO merupakan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker).
Disebutkan, migrasi penyiaran televisi dari analog ke digital harus diselesaikan pada 2 November 2022.
"Juga migrasi siaran tv analog ke digital ini merupakan program pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital," ujarnya.
Ia melanjutkan, kebijakan ini merupakan ketentuan dari International Telecommunication Union (ITU). Peralihan siaran televisi analog ke digital adalah keharusan. (fkh)
(Erha Aprili Ramadhoni)