Sambil menunggu, ketiga pelaku kemudian memesan mie ayam dan meminta dibikinkan kopi sambil menepuk punggung ibunya. Sontak, Rojali dan ibunya menuruti keinginan pelaku.
"Karena saya yang jualan mie ayam itu, saya pergi bikinin, nah ibu saya katanya pas mau ngambil wudhu ditepak pungungnya, minta kopi 5. Ya udah dibikinan tapi udah enggak sadar," ujarnya.
Lantaran korban dalam kondisi tak sadar, pelaku langsung menggasak sejumlah perhiasan emas dan uang yang disediakan di meja untuk jaminan. Tak lama pelaku kemudian pamit meninggalkan rumah korban dengan janji akan kembali membawa STB.
"Kan itu orang 3 tadi dianterin adik ipar saya ke arah depan katanya mau ambil STB dianterin, yaudah selang berapa menit ditungguin enggak balik-balik ke sini lagi. Saya bilang ini mah penipuan," pungkasnya.
Akibat kejadian ini, korban kehilangan sejumlah perhiaasan emas berupa gelang 10 gram, dua cincin dengan total berat 4,5 gram dan uang tunai Rp800 ribu.
Kekinian, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Korban berharap pelaku dapat ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. "Ya semoga pelaku cepet ketangkep, biar ga bikin resah warga," ujarnya.
(Nanda Aria)