4 Fakta Bripda Tito Ngamuk Pukuli Perawat di Rumah Sakit, Tersinggung Disebut Mirip Satpam

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 11 November 2022 06:16 WIB
Bripda Tito Tampubolon (foto: dok ist)
Share :

BRIPDA Tito Tampubolon menjadi dalang dari penyerangan Rumah Sakit (RS) Bandung Jalan Mistar, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Tito mengajak rekan-rekannya untuk melakukan penyerangan terhadap perawat dan sekuriti RS.

Saat ini, delapan oknum polisi yang diduga melakukan serangan di menjalani pemeriksaan di Propam Polrestabes Medan. Berikut fakta-faktanya :

1. Dicela Wajahnya Mirip Satpam

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi membeberkan alasan kenapa Bripda Tito, anggota Dit Samapta Polda Sumut mengamuk dan menyerang RS Bandung.

 BACA JUGA:Ini Tampang Bripda Tito dan 7 Polisi Baru Lulus yang Diduga Penyerang Rumah Sakit Bandung

Saat itu, Bripda Tito berdebat dengan dua sekuriti RS Bandung bernama Brema dan Wanda Winata, Bripda Tito Tampubolon disamakan dengan satpam. Kedua sekuriti RS Bandung itu mengatakan bahwa mereka sama-sama sekuriti.

"Hasil pemeriksaan yang dilakukan, keterangan yang diberikan itu ada bahasa atau kata-kata dari seseorang sekuriti atau perawat rumah sakit itu bahwa 'samanya kita sekuriti, samalah kita sekuriti'," kata Hadi kepada awak media beberapa waktu lalu.

2. Bripda Tito Tunjukan Sesuatu di Pinggangnya

Mendengar ucapan itu, Bripda Tito Tampubolon tersulut emosinya sehingga naik pitam. Ia lantas ribut dengan Brema dan Wanda. Bahkan, Bripda Tito Tampubolon sempat menunjukkan sesuatu di pinggangnya.

 BACA JUGA:5 Fakta Bripda Tito Pelaku Penyerangan RS di Medan, Keluar Barak hingga Suka Main Wanita di Hotel

Bripda Tito lalu mengaku kepada sekuriti tersebut bahwa dirinya adalah polisi. Karena mengetahui yang dihadapinya seorang polisi, dua sekuriti RS Bandung ini kembali ke tempat kerjanya. Setelah itu, Bripda Tito memberi tahu semua temannya, dan melakukan penyerangan ke rumah sakit milik politikus PDIP tersebut.

Dalam penyerangan itu, seorang perawat mengalami luka parah dan kini dirawat instensif di rumah sakit tersebut. Korban bernama Wanda, sekujur tubuhnya diinjak-injak dan kepala dipukul hingga membuat dirinya sempat pingsan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya