Pencurian ini diketahui saat pemilik motor yang merupakan seorang guru madrasah menyadari bahwa motornya tidak ada di tempat.
"Yang punya motor nanya sama saya, ya saya kaget. Saya kira motornya dibawa sama pemiliknya, ternyata tidak," kata Syarifuddin.
Atas kejadian ini, warga setempat pun menjadi lebih waspada agar tidak lagi menjadi korban maling motor. "Ya di sini memang cukup rawan, jadi kita berhati--hati dan waspada saja," pungkasnya.
(Arief Setyadi )