JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian telah melantik tiga Penjabat Gubernur untuk tiga provinsi baru Papua, pada Jumat 11 November 2022 di Lapangan Plaza Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta Pusat.
Pelantikan tiga Penjabat Gubernur tiga provinsi baru Papua itu sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 115/P Tahun 2022 tentang pengangkatan penjabat gubernur. Berikut sejumlah faktanya :
1. Resmikan 3 Provinsi Baru
BACA JUGA:Terpilih Jadi Pj Gubernur Papua Selatan, Apolo Bakal Fokus Pembangunan SDM
Mendagri Muhammad Tito Karnavian meresmikan tiga provinsi baru di Papua pada hari ini Jumat 11 November 2022 di Lapangan Plaza Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta.
"Bismillahirrahmanirrahim, Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa pada hari ini Jumat tanggal 11 November 2022 bertempat di Jakarta saya Muhammad Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan Provinsi Papua Selatan berdasarkan undang-undang nomor 14 tahun 2022," ujar Tito.
"Provinsi Papua Tengah berdasarkan undang-undang nomor 15 tahun 2022, dan Papua Pegunungan berdasarkan undang-undang nomor 16 tahun 2022. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi dan memberikan berkat kepada kita semua amin," imbuh Menteri Tito saat meresmikan 3 Provinsi baru Papua, Jumat (11/11/2022).
BACA JUGA:Terpilih Jadi Pj Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus: Tanggung Jawab Besar Membangun Masyarakat
2. Diresmikan dengan Pemukulan Alat Musik Tifa
Peresmian tiga provinsi baru Papua tersebut diresmikan dengan pemukulan alat musik tifa. Dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Tito.
Diketahui, Tifa merupakan alat musik khas Indonesia bagian Timur, khususnya Maluku dan Papua. Alat musik ini bentuknya menyerupai kendang dan terbuat dari kayu yang di lubangi tengahnya. Ada beberapa macam jenis alat musik Tifa seperti Tifa Jekir, Tifa Dasar, Tifa Potong, Tifa Jekir Potong dan Tifa Bas.
Tifa biasanya digunakan untuk mengiringi tarian perang dan beberapa tarian daerah lainnya seperti tari Lenso dari Maluku yang diiringi juga dengan alat musik totobuang, tarian tradisional suku Asmat dan tari Gatsi.
3. Ini Tiga Penjabat Gubernur di Tiga Provinsi Baru Papua
Penjabat Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo; Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo sebagai; dan Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk.
Dalam keterangan, disebutkan bahwa kedua penjabat Gubernur sebagaimana dimaksud dalam ke-1 keputusan presiden ini diangkat untuk masa jabatan paling lama 1 tahun.
4. Pembacaan Sumpah Tiga Penjabat Gubernur
Mendagri Tito pun membacakan sumpah janji jabatan untuk tiga orang Penjabat Gubernur tersebut. Ketiganya mengikuti pembacaan sumpah janji jabatan secara kompak.
"Saya berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebagai penjabat gubernur papua selatan, sebagai penjabat gubernur papua tengah, sebagai penjabat gubernur papua pegunungan dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD RI Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya dan berintegritas serta berbakti kepada masyarakat bangsa dan negara. Semoga Tuhan menolong saya," kata Tito diikuti tiga Penjabat Gubernur baru Papua.
Usai pembacaan sumpah janji jabatan, dilakukan penandatanganan berita acara pengucapan sumpah janji jabatan dan pakta integritas.
5. Resmi, Indonesia Kini Memiliki 37 Provinsi
Indonesia kini resmi memiliki 37 provinsi, bertambah 3 dari sebelumnya 34 provinsi. Penambahan tersebut setelah 3 Daerah Otonom Baru (DOB) di Pulau Papua resmi menjadi provinsi baru, dengan ditandainya pelantikan tiga pejabat (pj) Gubernur untuk masing-masing daerah.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan, pembentukan tiga provinsi baru itu dilakukan melalui proses yang cukup panjang. Berawal dari aspirasi, pemerintah kemudian melakukan kajian-kajian terkait kemungkinan pembentukan provinsi baru itu.
“Dari aspirasi yang masuk ini, memang kita pertimbangkan. Bahwa perlu ada percepatan pembangunan di Papua. Dengan berbagai alasan, di antaranya adalah luasnya wilayah Papua, ketersebaran penduduk. Indonesia sekarang memiliki 37 provinsi, lima di antaranya adalah di Tanah Papua,” kata Tito saat memberikan sambutan pelantikan, Jumat (11/11/2022).
(Awaludin)