Adapun stan Indonesia memamerkan pakaian dan aksesoris khas dengan bahan batik dan kain tenun, serta produk-produk kerajinan tangan. Selain produk kerajinan tangan dan fesyen, stan Indonesia juga menjajakan produk makanan kemasan. Pengunjung juga berkesempatan untuk mencicipi masakan indonesia di warung International Gourmet. Menu yang dipilih adalah nasi goreng dengan dendeng balado, dan nasi kuning dengan ayam goreng rempah.
Dubes-dubes dari negara sahabat juga mengapresiasi produk-produk kerajinan tangan Indonesia. Tidak sedikit yang mampir untuk membeli baju batik dan barang kerajinan, seperti Dubes Afrika Selatan, India, Korea Selatan, Filipina, Thailand, dan lainnya.
Di antara produk-produk yang ditampilkan, pengunjung sangat mengapresiasi tas anyaman yang langsung habis di hari pertama. Peralatan dapur yang terbuat dari kayu pohon kelapa, selendang bermotif batik, dan kipas lipat ternyata juga digemari oleh masyarakat Portugis.
(Susi Susanti)