Pemerintahan bersama dilakukan agar segala kesulitan yang mungkin timbul jika seandainya hanya Rani Kahuripan atau Tribuwanatunggadewi saja yang memegang tampuk pemerintahan. Hal ini tak lepas dari hasil pemikiran Gajah Mada, yang terkenal sebagai orang bijaksana dalam tindakannya.
Kedua putri ini mengadakan persekutuan untuk memerintah Kerajaan Majapahit. Sementara saat itu patih amangku bumi masih tetap dijabat Aria Tadah.
(Qur'anul Hidayat)